PELATIHAN BELAJAR
MENULIS PGRI
Resume ke-23, Gelombang 25 dan 26
Jumat, 8 Juli 2022
Menulis Autobiografi
Oleh
Suparno, S.Pd.,M.Pd.
Biografi adalah
tulisan yang menjelaskan tentang kisah riwayat hidup seseorang, keterangan
mengenai perjalanan hidup seseorang, yang dituliskan atau dibuat oleh orang
lain. Biasanya, biografi berisi
cerita tokoh-tokoh yang dianggap penting dan memiliki pengaruh bagi negara atau
kehidupan orang banyak. Dengan membaca
biografi orang-orang terkenal, dapat membuat pembaca terkagum-kagum dengan kesuksesan mereka. Namun, bagi kita
yang tidak/belum terkenal, kira-kira adakah orang yang akan menulis tentang
kehidupan kita? Kita juga berkeinginan kisah hidup kita diabadikan agar
generasi penerus dapat mengetahui jejak sejarah orang tua/leluhur mereka. Untuk
itu, kita bisa menulis sendiri riwayat hidup kita atau disebut dengan
autobiografi. Bagaimana caranya?
Pada malam ini, kita akan belajar tentang menulis autobiografi yang akan
disampaikan oleh Bapak Suparno, S.Pd., M.Pd. Kesehariannya, Beliau adalah seorang
kepala SMPN 2 Karangrejo Magetan. Aktivitas
lainnya ialah Guru Pengajar Praktik Program Pendidikan Guru
Penggerak Kemendikbud Ristek. Selain itu, Beliau juga menjadi pelatih
pramuka Kwarcab Magetan.
K.H. Usairon mengatakan cerita orang orang sholih
itu meningkatkan iman,
oleh karena itu, sayang bila kesuksesan diraih
apabila tidak ditulis
dalam biografi. Agar bisa menginspirasi orang lain. Menginspirasi keluarga
dan keturunan kita.
Kita tidak tahu berapa umur
seseorang, kita tidak tahu kapan ajal
datang, maka dengan menulis buku
biografi, diharapkan anak cucumu tahu
sejarah perjalanan kehidupan kita.
Dari sejarah
perjalanan kehidupan kita, anak cucu bisa belajar betapa
untuk mencapai kesuksesan
itu butuh perjuangan
yang luar biasa.
Suatu saat
pasti ada diantara anak
cucu kita yang cinta pada
ilmu pengetahuan dan ingin tahu sejarah
perjalanan kehidupan nenek moyangnya. Di saat itulah, buku biografi
sangatlah berharga.
Ketika kita melamar suatu pekerjaan, atau dipromosikan ke jenjang pangkat yang lebih tinggi, buku
biografi bisa disertakan dan itu
menjadi nilai plus bagi
kita. Jika kita adalah seorang ASN, buku biografi tersebut dapat menambah angka
kredit kita. Jika kita calon seorang
kepala sekolah, di masa penilaian, tidak perlu bercerita banyak. Cukup
menyerahkan buku biografi tersebut.
Bagaimana menyusun buku biografi?
1. Bacalah terlebih
dahulu minimal 3 buku biografi agar menambah wawasan, memiliki pembanding, dan
tidak berkecil hati untuk menuliskan perjalanan hidup kita. Bacalah biografi
orang-orang ternama dan biografi orang yang selevel dengan kita.
2.
Buatlah outline
atau kerangka tulisan.
Bisa dimulai dari cerita kelahiran, masa sekolah (TK, SD, SMP, SMA, PT) sampai pada masa bekerja
3.
Lakukan editing dari awal hingga akhir.
4. Agar tampilan buku
tampak menarik dan menginspirasi, jika dalam suatu judul ada frase, atau kata-kata mutiara yang
menginspirasi bisa dituliskan di atas, sebelum uraian
tulisan. Adapun contohnya adalah sbb.
5. Setelah buku
autibiografi selesai ditulis, mintalah orang
lain yang terpercaya untuk menjadi editor yang berkaitan dengan
ejaan, tata bahasa, dan lain-lain.
6.
Kemudian buatlah
cover
buku yang baik, mintakan kata
pengantar pada tokoh tokoh terkenal.
Contoh
cover buku biografi
7.
Kirimkan pada
penerbit yang terpercaya.
TANYA JAWAB
P1
Untuk membuat perjalanan hidup pribadi, apakah boleh nama memakai nama samaran atau nama hits ?Terimakasih.
Jawab
Menurut saya, pakai nama sebenarnya, kalau itu buku biografi, karena orang sedang terpesona dengan jejak perjalanan hidup Anda.
P2
Assalamualaikum Bu Lely. Yandri Novita Sari izin bertanya ke Pak Suparno, Bu.
1. Pak bagaimana caranya agar autobiografi kita itu menarik?
2. Apakah autobiografi kita hanya memakai sudut pandang AKU saja pak?
3. Boleh tidak kita membuat autobiografi tapi
cerita orang lain Pak. Maksudnya di sini seorang tokoh. Apakah autobiografi ini hanya cerita
perjalanan hidup kita saja Pak?
Jawab
Waalaikum salam wr.wb.
1. Bu Yandri yang
baik hati, agar menarik, maka dalam buku biografi itu
ada pelajaran yang bisa dipetik,
ada gaya bertutur yang bisa dijadikan pelajaran, ada pengalaman yang bisa diteladani dsb.
2. Aku juga bisa,
saya juga bisa, sudut pandang dari orang
lain tentang "aku" juga bisa. Jadi misalnya pandangan orang lain tentang Suparno, bisa dimasukkan.
3. Jadi
autobiografi adalah perjalanan hidup yang ditulis oleh dirinya
sendiri. Biografi
adalah perjalanan hidup yang ditulis
oleh orang lain. Misalnya kita
menulis perjalanan hidup orang
lain, maka kita akan mendapatkan honorarium.
P3
Assalamualaikum, saya Sita BM 26. Mohon ijin bertanya Bapak,
1.
Mohon penjelasan
persamaan dan perbedaan Autobiografi dan biografi?
2. Saya ingin sekali
menulis biografi tentang almarhumah ibu saya. Selama ini saya hanya mendengar mengenai
perjalanan dan perjuangan hidup Beliau dari cerita Beliau saja. Apakah dari cerita Beliau saja bisa dijadikan biografi atau saya harus punya
data-data pendukung lain untuk menguatkan buku saya nantinya?
Terima kasih. Waalaikum salam warohmatullohi wabarokatuh.
Jawab
1.
Sama-sama riwayat
perjalanan kehidupan seseorang. Bedanya hanya ditulis sendiri atau ditulis orang lain.
2. Bisa bu Sita. Agar
lebih lengkap, bisa ditambahi
data pendukung dari orang-orang
dekat Ibunda. Jadi, bisa
dituliskan pandangan seseorang
tentang Ibu Anda. Mungkin
adiknya, kakaknya, atau suaminya, atau teman semasa sekolah dll.
Semoga itu bisa jadi kado dari anak sholihah seperti bu Sita untuk nama Ibunda.
P4
Assalamualaikum wr.wb., Bapak Suparno. Saya, Rumiati,
Gelombang 25, ingin bertanya
Hal-hal apa yang harus dibuat ke dalam tulisan Autobigrafi?Mohon
penjelasannya. Terimakasih. Wassalam.
Jawab
Hal hal yang menurut Anda menarik, berkesan, bisa dijadikan inspirasi, buat bagi pembaca. Cerita buruk yang tidak pantas, tidak usah ditulis. Jadi cerita cerita baik saja yang ditulis .
P5
Nama : Ahmad Sahudin
Kota. : Kab. Lombok Barat
Gelombang : 26
Pertanyaan:
1. Sejak tahun 2021 yang lalu, saya sempat menulis terkait dengan diri saya mulai sejak
lahir hingga menjadi buruh migran di Malaysia yang bekerja di kebun kelapa
sawit. Dalam tulisan saya itu, saya bagi menjadi
beberapa part. Rencananya akan berlanjut ke part-part berikutnya hingga
sekarang menjadi pemimpin di sebuah sekolah dasar negeri. Apakah ini bisa saya
jadikan sebuah buku biografi?
2. Apabila bisa, berapa angka kreditnya?
3. Bolehkah saya terbitkan dulu sampai yang saya tulis itu atau saya harus
lanjutkan dulu hingga saya bisa menjadi yang sekarang ini? Terima kasih.
Wassalam.
Jawab
1.
Itu bisa dijadikan buku biografi yang menarik Pak.
2.
Perkara angka kredit, kalau biografi Bapak Itu
bercerita dibidang pendidikan, maka angka kreditnya
3. Buku saya dinilai 3 karena
bercerita mengenai saya sejak SD
hingga jadi KS, jadi nara
sumber, naik pesawat gratis, bagi anak desa seperti saya, itu sesuatu
banget. Tentang angka
kredit nanti bisa ditanyakan pada Pak Imron Rosadi, Beliau tim
penilai angkat kredit golongan
4C ke atas. Alhamdulillah
tahun lalu saya sudah
golongan 4C.
P6
Assalamualaikum Pak, saya Bu Elmi
dari Riau mau bertanya.
1. Apa perbedaan biografi dengan Autobiografi?
2. Apa ciri-ciri autobiografi?
3. Bagaimana struktur autobiografi?
4. Bagaimana cara membuat
autobiografi yang bagus?
5. Apa tujuan menulis autobiografi?
Demikian Pak mohon arahannya terima kasih.
Waalaikum salam warohmatullohi
wabarokatuh.
Jawab
1. Biografi ditulis orang lain, autobiografi
adalah biografi yang
ditulis dirinya sendiri.
2. Bercerita tentang riwayat perjalanan
kehidupan seseorang.
3. Masa kecil, masa belajar/ sekolah, masa dewasa sampai masa kini .
4. Baca dulu
biografi
orang lain, kumpulkan berbagai data pendukung, deskripsikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca.
5. Agar orang mengetahui sejarah perjalanan hidup kita. Kita sendiri mengabadikan riwayat perjalanan hidup kita, anak cucu kita bisa mengetahui perjalanan penting hidup kita. Sehebat apapun prestasi yang anda raih, kalau tidak ditulis akan lenyap di telan jaman. Nama kita hilang, untuk angka kredit, dsb.
P7
Assalamualaikum, Pak. Saya Susi, dari Kayu Agung. Izin bertanya, dalam penulisan autobiografi seberapa diizinkannya kita
memasukkan unsur fiksi untuk memperkaya dan lebih menghidupkan kisah kita. Hal
itu dibenarkan atau tidak ya Pak. Mengingat kan ada unsur rekayasa rasa dan
situasi yang diinginkan oleh si empunya cerita. Terimakasih atas pencerahannya Pak. Matur nuwun Bu Lely.
Jawab
Waalaikum salam, bu Susi yang baik hati, untuk Biografi tidak ada fiksi, semuanya asli, saya pikir dengan menuturkan kejadian aslipun tak kalah menariknya. Hanya diksinya yang tepat. Seperti Ahmad Tohari dalam bukunya Ronggeng Dukuh Paruk, bercerita tentang Srintil menari, tentang Zakum memberikan "senggakan" karena pemilihan diksi yang tepat akan mengarahkan imajinasi pembaca berada pada situasi itu.
P8
Nama: Sumiati
Gelombang 26
Dalam membuat kisah perjalanan hidup apakah ada ketentuan jumlah halaman
maksimal ketika akan menerbitkan bukunya?
Jawab
Tidak ada batasan. Buku saya ini 171 halalaman. Buku Chairul Tanjung ada 384 halaman. Buku Pak Bupati Magetan ada 600 halaman. Oke.. seberapa banyak kisah kita yang menginspirasi dan seberapa kelihaian penulisnya dalam mengisahkan perjalanan hidupnya. Ayok.. SEMANGAT..
P9
Selamat malam. Saya Sim Chung Wei
dari Jakarta, BM 26. Pertanyaan saya,
jika saat ini kita belum terlihat sukses apakah pantas menulis buku
autobiografi? Terima kasih.
Jawab
Memang sukses itu baik, tapi kalau menunggu sukses, terus kapan kita menulis buku biografi. Kalau sampai mati tidak sukses terus apakah tidak menulis buku biografi? Pengertian sukses juga bermacam-macam sesuai dengan nilai kehidupan seseorang yang dianutnya. Jadi misalnya bagi yang belum sukses bisa menulis tentang kesederhanaan hidup, yang mungkin bisa dijadikan pelajaran bagi orang lain. Setidaknya untuk anak cucu kita sendiri. Misalnya lagi pelajaran untuk tidak sombong, kepedulian menolong sesama dll.
P10.
Assalmualaikum, Alhamdulillah bertambah ilmu baru lagi. Saya aAtin Mintarsih dari Serang Banten, izin bertanya Bapak.
1. Dalam menulis biografi/autobiografi boleh tidak
bahasanya copas dari penulis lain tapi isinya di edit sesuai kebutuhan?
2. Seberapa penting biografi dalam sebuah tulisan?
Jawab
Menurut saya, jangan copas, pakaian gaya bahasa sendiri. Menulis itu adalah keterampilan. Kalau Anda setiap hari menulis, maka mutu dan rezeki akan mengikuti itu moto saya.
P11
Endang Sri Purwanti, Balikpapan, gelombang ke-25. Terimakasih Pak Suparno
atas pencerahannya.
1. Bolehkah menulisnya dengan bahasa yang lebih
akrab maksudnya tidak baku dan ditambah dengan bahasa daerah?
2. Cerita ditambah dengan imajinasi maksudnya
sedikit lebay begitu Pak, namun fakta
seperti laskar pelangi dan Negeri 5 menara.
Jawab
1.
Boleh, tapi pas
bahasa asing , atau bahasa daerah
dicetak miring.
2. Akhirnya jadi novel nanti Bu, jadi kalau banyak imajinasi pilihlah bentuk novel, hanya saja menceritakan kehidupan Anda, kesimpulan kurang murni untuk bisa disebut sebagai biografi.
Kita tidak tahu berapa umur
seseorang, kita tidak tahu kapan ajal
datang, maka menulislah buku biografi
agar anak cucumu
tahu sejarah perjalanan kehidupan Anda. Menulis biografi
berarti mengabadikan cerita perjalanan hidup anda, sebagai tanda jejak bahwa pernah tinggal di planet yang bernama
bumi ini. Menulislah setiap hari,
mutu dan rezeki akan mengikut (Suparno, S.Pd.,
M.Pd.)


No comments:
Post a Comment