Tuesday, September 27, 2022

 

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

Resume ke-16, Gelombang 27

Senin, 26 September 2022

Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis

Oleh

Yulius Roma Patandean, S.Pd.

Pengalaman berharga adalah Kejenuhan.”Saya pernah berbincang dengan salah seorang guru berprestasi tingkat nasional. Beliau mengatakan akan ada waktunya Bapak akan jenuh menulis jika tidak memiliki tujuan. Jika tujuan menulis hanya sebatas ikut lomba, setelah lomba tersebut, niat menulis akan menurun. Dan itu yang beliau alami. Saya juga kadang jenuh karena keterbatasan waktu dan kesibukan,” Tutur Bapak Yulius Roma Patandean. Tidak hanya kejenuhan yang menjadi tantangan menulis. Mengedit atau memperbaiki naskah juga dapat menjadi tantangan tersendiri karena bisa saja memperbaiki naskah lebih sulit daripada menulis naskah. Setelah naskah ditulis, perlu untuk diedit atau diperbaiki baik dari segi isi, tata tulis, maupun dari segi tata bahasanya. Semua itu dilakukan agar karya atau tulisan tersebut menjadi sistematis. Ada banyak cara yang efektif dalam mengedit dan menyusun buku. Berikut adalah langkah-langkah yang dipaparkan oleh Bapak Yulius Roma Patandean agar buku yang disusun sistematis.

1.    Gunakan mendeley

Salah satu cara efektif dalam mengedit dan menyusun naskah buku secara sistematis ialah menggunakan Mendeley. Tetapi pada akhirnya, keberhasilan akan menjadi tanggung jawab penulis ketika ia berusaha untuk mengembangkan gaya dan proses yang sesuai untuk dirinya, terutama bagi kita selaku penulis pemula.

2.    Carilah referensi dari berbagai sumber

Kita bisa mencari referensi, bantuan penulisan, dengarkan saran, baca contoh-contoh tulisan dari penulis pemula yang telah berhasil, tetapi hal terbaik yang dapat dilakukan adalah mulai menulis. Tuliskan beberapa kata dan lanjutkan....terus menulis dan "buktikan apa yang terjadi," kata Omjay.

3.    Hadapi tantangan dalam menulis

Akan ada banyak percobaan dan kekeliruan serta kejenuhan yang akan dialami, tetapi pada titik tertentu, kita hanya perlu menulis. Berhasilnya tulisan tidak akan pernah terjadi jika kita tidak mencobanya, termasuk mengedit naskahnya.

4.    Temukan apa yang kita sukai dan inginkan

Ketika kita menulis, kita akan menemukan apa yang kita sukai. kita akan memutuskan urutan apa yang ingin dilakukan, dan kita akan mempelajari alat dan perangkat lunak penulisan mana yang paling cocok untuk kita gunakan. Dengan tujuan, akan membuat naskah buku lebih mudah untuk diselesaikan.

5.    Gunakan fasilitas dari Microsoft Word

Untuk menikmati menulis dan mengedit naskah, kita dapat menggunakan fasilitas yang murah meriah dari Microsoft Word. Berikut cara menggunakan fasilitas tersebut antara lain sebagai berikut.

a.    Cara Membuat daftar isi, kutipan, Indeks, dan daftar pustaka agar rapi, kita bisa melihat tutorialnya lewat alamat you tube berikut!

          https://youtu.be/eePQwyHAcjw

b.     Cara membuat Judul, Bab, dan Sub Judul Tulisan pada buku secara otomatis dapat dilihat pada link you tube berikut!

https://youtu.be/jXPr59aWJSc

6.    Perlunya keterampilan menyusun naskah

Sebuah buku yang bagus tidak akan pernah membuahkan hasil jika kita tidak memiliki ide buku yang bagus pula untuk memulainya. Kita dapat menulis sesuatu dengan ide apa pun, tetapi terkadang ide itu tidak cukup untuk menyelesaikan keseluruhan buku. Maka, keterampilan menyusun naskah buku yang berserakan sangat penting karena itu akan membantu menyambungkan ide-ide dari bab-bab yang ada.

Ide bagus bisa datang dari mana saja. Dari kalimat di buku lain hingga percakapan yang kita dengar,atau bisa saja ketiak sedang menikmati secangkir kopi Toraja hangat, seperti malam ini.

7.    Cari cara dan gaya sendiri dalam menulis

Setiap penulis memiliki proses yang berbeda, dan proses tersebut akan berkembang dan berkembang terus ketika kita terus menulis. Jika kita adalah penulis pemula, pertimbangkanlah bahwa “saya harus bisa menerbitkan buku solo pertama saya” dengan cara dan gaya saya sendiri. Itu akan sangat berkesan dan bernilai.

8.    Mengedit naskah

Mengedit naskah buku adalah salah satu sesi yang paling akan membosankan, memakan waktu, dan sering membuat frustrasi dalam proses penulisan. Oleh karena itu, temukanlah gaya/cara dalam mengedit naskah. Setelah kita menemukan gaya/cara mengedit naskah tulisan dan melakukannya beberapa kali, tentunya kita akan memiliki wawasan sendiri untuk terus dipraktekkan dan kalau perlu dibagikan kepada orang lain. Dunia menulis terus berkembang, dan siapa pun yang telah menulis, entah buku solo, antologi, fiksi atau non fiksi, pastinya akan memiliki pengalaman berharga untuk dilakukan dan dibagikan.

 

“Seorang penulis lima buku kemungkinan besar lebih terkenal daripada penulis yang hanya menerbitkan satu buku. Agar lebih dikenal dan mendapatkan lebih banyak, maka sering-seringlah menulis dan mempublikasikan. Bapak/ibu dapat menulis 1-3 buku yang diterbitkan sendiri setiap tahun dengan ide yang bersumber dari keadaan di sekitarnya,” ujar Bapak Yulius Roma Patandean.


1 comment:

  RANGKUMAN KESIMPULAN PEMBELAJARAN KONEKSI ANTARMATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN...