PELATIHAN
BELAJAR MENULIS PGRI
Rabu, 5 Oktober 2022
Menerbitkan Buku Semakin
Mudah di Penerbit Indie
Oleh
Raimandus
Brian Prasetyawan, S.Pd.
Bisa
menerbitkan buku di penerbit mayor seperti Gramedia, Grasindo, Erlangga, Elex
media, Andi, dll. adalah impian seorang penulis karena akan menjadi kebanggaan
tersendiri. Selain itu, kita juga akan mendapatkan royalti dari hasil penjualan
buku yang kita tulis tersebut. Namun, untuk menerbitkan buku ke penerbit mayor
ada berbagai syarat yang harus terpenuhi. Prosesnya hingga buku terbit bisa sampai
setahun atau bahkan lebih. Selain itu, seleksinya juga sangat ketat sehingga
belum tentu naskah buku kita diterima. Hal itu dilakukan agar penerbit mayor
mendapat naskah yang benar-benar berkualitas dan diperkirakan akan laku
dipasaran.
Bagaimana
jika ada penulis pemula ingin menerbitkan buku?Tentu untuk bisa langsung
menembus penerbit mayor sangatlah berat. Oleh karena itu, solusi bagi penulis
pemula ialah bisa mengawali dengan menerbitkan buku di penerbit indie. Mengapa
demikian? karena naskah pasti diterbitkan dan proses perbitan mudah dan cepat.
Dalam hitungan bulan, naskah sudah bisa terbit. Dengan demikian, akan
menimbulkan semangat dalam diri penulis.
Sebagai
konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi, kita perlu keluar biaya-biaya untuk
mendapat fasilitas penerbitan yang
memuaskan atau jika ingin cetak ulang.
Berikut
ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penerbit indie
a.
Biaya penerbitan
b.
Fasilitas penerbitan
yang di dapat penulis
c.
Batas maksimal jumlah
halaman
d.
Ketentuan dan biaya
cetak ulang
e.
Apakah dapat Master PDF
f.
Jumlah buku yang
didapat penulis
Salah
satu penerbit indie yang terpercaya adalah penerbit Sleman.
Diposter ada keterangan bahwa biaya penerbitan adalah 400.000
itu untuk maksimal 150 halaman A4. 150 halaman A4 jika dikonversi menjadi
ukuran halaman buku (A5) maka akan menjadi 300 halaman buku. Biaya 400.000
tersebut belum termasuk ongkir pengiriman buku. Biaya 400.000 tersebut juga
bisa saja bertambah jika anda memiliki permintaan-permintaan.
Diposter ada keterangan bahwa biaya penerbitan adalah 400.000
itu untuk maksimal 150 halaman A4. 150 halaman A4 jika dikonversi menjadi
ukuran halaman buku (A5) maka akan menjadi 300 halaman buku. Biaya 400.000
tersebut belum termasuk ongkir pengiriman buku. Biaya 400.000 tersebut juga
bisa saja bertambah jika anda memiliki permintaan-permintaan.
Naskah buku harus disertai kelengkapan naskah
yaitu:
1. cover (judul buku dan nama penulis saja),
2. prakata,
3. kata pengantar (tidak wajib),
4. daftar isi (tanpa nomor halaman).
5. profil penulis,
6. sinopsis.
Prakata wajib ada dan ditulis oleh penulis
sendiri. Kata Pengantar ditulis oleh orang lain dan tidak wajib ada.
Kelengkapan naskah jangan dipisah-pisah menjadi beberapa file word. Semua
digabung dalam 1 file word bersama isi naskahnya. Jumlah halaman paling sedikit
40 halaman A4 (nonfiksi).
Spesifikasi cetak: kertas isi bookpaper 57 gsm, tinta cetak isi hitam putih, kertas sampul ivory 260 gsm, laminasi sampul doff, jilid menggunakan perfect binding (lem panas), soft cover, kemasan buku memakai plastik wrapping.
Tentang Cetak
Ulang.
Penulis dapat mencetak ulang lagi bukunya mulai dari 1 eksemplar. Sebagai gambaran, biaya cetak 100 hal A5 (sekitar 50 hal A4) yaitu Rp. 28.200. Proses mencetak sekitar 2 minggu.
Ketentuan Desain Cover
1. Jika desain cover dibuatkan
penerbit, akan dibuatkan 2 desain cover untuk dipilih.
2. Jika penulis sudah punya
sampul sendiri atau sudah punya permintaan yang spesifik, penerbithanya akan
mengirimkan satu desain sampul.
3. Permintaan revisi cover yang berlaku hanya revisi minor. Jika terdapat permintaan revisi mayor seperti penggantian warna dominan/gambar utama/sejenisnya yang mengharuskan pendesain untuk merancang ulang akan dikenai tambahan biaya Rp65.000,00 jika stok gambar berlisensi tersedia.
Seiring
dengan kemampuan menulis yang semakin meningkat, kita bisa mencoba tantangan
baru dengan mencoba menerbitkan buku di penerbit mayor.



No comments:
Post a Comment