PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI
Resume ke-21, Gelombang 27
Jumat, 7 Oktober 2022
Pemasaran
Buku
Oleh
Agus
Subardana, S.E., M.M.
Tujuan menulis adalah untuk menghasilkan karya buku yang
kemudian disajikan kepada para pembaca. Oleh
karena itu, kita harus paham sajian apa
yang diminati oleh masa. Untuk
membidik selera konsumen yang memiliki latar belakang yang berbeda dan dari berbagai kalangan,
diperlukan strategi khusus yang harus
dilakukan agar buku yang kita tulis
benar-benar dinikmati sebagai
menu yang sangat dibutuhkan oleh mereka.
Selain
strategi dalam menulis isi sebuah buku agar banyak diminati, dipelukan pula
strategi dalam memasarkan buku yang ditulis tersebut.
Strategi
pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik. Kenapa
demikian, hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan.
Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori
buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak
katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku
Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks ,
dll ).
Dari
jenis–jenis katagori buku tersebut, dapat dipetakan berdasarkan segmentasi
jenis katagori buku yang diterbitkan. Pada umumnya, kegiatan pemasaran buku
berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis sehingga strategi
pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :
1.
Faktor mikro , yaitu
perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2.
Faktor makro yaitu
demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.
Saat
ini, penerbit ANDI dalam menjalankan bisnis penerbitan menggunakan faktor keduanya
yaitu faktor mikro dan makro. Hal ini karenaPenerbit ANDI Offset sudah termasuk
Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 42 tahun dan telah
menerbitkan buku lebih dari 20.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi
32 katagori.
Strategi
Pemasaran buku yang telah penerbit ANDI petakan menjadi dua strategi pemasaran
yaitu strategi pemasaran buku serangan udara dan strategi pemasaran buku
serangan darat, dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro. Dua
strategi tersebut dapat kita jelaskan secara singkat sebagai berikut :
1.
Strategi
Pemasaran Buku Serangan Udara (On Line )
a. Pemasaran
buku lewat Online
Penerbit ANDI saat ini penggarapan pasar dengan
bisnis On Line mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah digital
marketing. Digital
marketing merupakan teknik pemasaran terkini, yaitu sebuah teknik memasarkan
produk atau jasa dengan mengandalkan media online atau internet.
Jenis-jenis digital marketing yang diterapkan Penerbit ANDI
Offset antara lain:
1) Content
marketing adalah salah satu jenis digital marketing yang berfokus pada
pembuatan dan pendistribusian konten untuk target pasar tertentu. Tujuannya
adalah untuk menarik aksi menguntungkan dari calon pembeli potensial. Ada
banyak pilihan content marketing mulai dari blog, podcast, infografik, dan
lainnya.
2) Search
Engine Optimization (SEO).
SEO bisa menjadi strategi menarik pengguna internet untuk mengunjungi
website Penerbit Andi Offset (andipublisher.com) dan kemudian membeli produk
yang kita tawarkan.
3) Search
Engine Marketing (SEM)merupakan
upaya untuk mengoptimasi website di mesin pencari, Search Engine Marketing
(SEM) merupakan strategi pemasaran digital yang bertujuan meningkatkan
visibilitas website di hasil pencarian mesin pencari atau yang dikenal dengan
istilah SERP.
4) Sosial media marketing
memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk promosi dan pemasaran suatu
brand. Kita bisa menerapkan social media marketing di beberapa platform media
sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan lainnya.
5) Email
Marketing. strategi marketing yang satu
ini menggunakan media email untuk bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.
6) Instant
messaging marketing bisa menjadi pertimbangan Penerbit
ANDI saat hendak melakukan promosi
dan pemasaran produk secara online. Ini merupakan tren komunikasi masa kini, di
mana Penerbit ANDI bisa memanfaatkan penggunaan Whatsapp, Facebook
Messenger, WeChat, dan platform messenger lainnya.
7) Influencer
Marketing. Kehadiran influencer membawa pengaruh besar pada para fans dan
pengikutnya. Orang-orang akan lebih tertarik menggunakan barang yang digunakan
atau ditawarkan oleh seorang influencer.
8) Video
marketing untuk melengkapi strategi pemasaran digital yang sedang dijalankan.
Video menjadi salah satu media yang bisa kami gunakan untuk tujuan promosi dan
pemasaran.
9) TV
ANDI AKADEMI. Penerbit Andi Offset mempunyai Chanel TV Youtube Nama Chanel
Youtube TV. ANDI, Pemasaran melalui channel Youtube juga dinilai sangat efektif karena
orang-orang menghabiskan waktu yang lumayan lama di hp android . Saat ini
bahkan kita bisa menonton acara secara online melalui layanan streaming.
10) Kami
juga
telah
berkerjasama dengan marketplace seperti bukalapak, shopee, dll serta moitra /
reseller.
Untuk penjualan buku lewat online, harus terus proaktif untuk terus promosi, supaya dapat :
1.
Menyebarkan
informasi produk secara masif kepada target pasar potensial.
2. Mendapatkan
konsumen baru dan mempertahankan konsumen yang sudah sehingga kesetiaan
konsumen terjaga.
3.
Menjaga
kesetabilan penjualan saat kondisi pasar lagi lesu.
4.
Menaikkan
penjualan dan profit.
5.
Membandingkan dan keunggulan produk
dibandingkan dengan pesaing.
6.
Membentuk
citra produk dibenak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
7.
Mengubah
tingkah laku , persepsi dan pendapat konsumen.
Saat terjadi pendemi Covid 19
melanda dunia, dunia bisnis harus bisa
mengikuti perkembangan era digital seperti sekarang ini. bisnis tidak akan bisa survive
jika tidak mengikuti kemajuan zaman dan juga keinginan customer. Jika
tidak bisa mengikuti perkembangan zaman dan tidak bisa memenuhi keinginan
konsumen, akan dipastikan usaha tidak
sebaik dulu. Di
zaman dulu,
iklan dengan brosur dan baliho besar ada di
mana-mana, sekarang cara mengiklan
ataupun kampanye jauh lebih mudah. Kenapa bisa lebih mudah? Karena dengan
adanya internet membawa perkembangan yang signifikan bagi kehidupan kita.
b. Pemasaran
Buku Lewat Komunitas
Kita tentunya punya komunitas masing – masing
sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas (membuat grup WA dll.) dan relasi, maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk
sarana promosi dan penjualan buku. Penjualan lewat komunitas akan lebih efektif dan efisien sehingga tingkat keberhasilannya lebih
tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktif komunikasi dan interaksi
dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.
2.
Strategi
pemasaran buku serangan Darat (OF LINE ).
Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam
penetrasi pasar buku, Penerbit ANDI melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang
tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Saat
ini, Penerbit ANDI telah mempunya 43 cabang di
kota dari Aceh s.d. Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di tiap
kantor cabang tersebut.
Strategi pemasaran buku serangan darat ini dikelompokkan berdasarkan target
pasar yang kita tuju , antara lain :
a.
Toko
Buku
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan
mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok toko buku di Indonesia. Untuk
bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini
kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern,
dan Toko Buku Tradisional.
Saat pandemi covid, saluran distribusi lewat toko buku sangat berat sekali dan banyak toko buku
yang gulung tikar. Namun saat ini, toko buku mulai mengeliat kembali walaupun belum 100 Persen pulih seperti sebelum Covid.
Diperlukan pemetaan jenis toko buku karena tiap jenis toko buku tersebut
mempunyai sistem administrasi dan tempat yang berbeda.
Contoh toko buku modern yaitu Gramedia Books Store, Gunung Agung Books
Store dan TogaMas Books Store. Toko Modern ini mempunyai sistem transaksi
mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sistem
centralisasi dan sebagainya.
Adapun toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan dan mengunakan
sistem administasi penjualan per toko. Sedangakan Toko Tradisional biasanya
sistem transaksinya masih manual .
Untuk itu, saluran toko buku tersebut di atas masih dijadikan jalur
distribusi oleh para penerbit buku dengan sistem titip jual/konsinyasi, kecuali
toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus.
Strategi Promosi di toko buku modern ada berbagai macam cara yang perlu dilakukan
antara lain:
1) Menguasai display buku supaya tampilan buku dapat terlihat dan dan menonjol.
2) Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box,
X Banner.
3) Mengadakan bedah buku , talkshow dan potongan harga pada buku tertentu
atau periode tertentu.
4) Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan, Program TAB, Program TAM , dll. ) dsb.
Kuncinya harus proaktif komunikasi dengan pihak internal toko buku
modern tersebut.
b. Strategi Pemasaran melalui direct selling
Pemasaran buku melalui direct selling ini dipetakan berdasarkan
jenis katagori buku yang diterbitkan. Jenis Kategori buku penjualan lewat direct
selling ini dibagi menjadi beberapa target pasar yaitu :
1) Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran utama dan buku pendamping untuk
jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).
2) Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kuliah.
3) Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK, Perguruan Tinggi, dan
umum.
Dengan pemetaan jenis kategori tersebut, penerbit ANDI sebagai industri penerbitan
buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (sales).
Tugas tenaga penjual/sales tersebut diberi tanggung jawab target sesuai
maping areanya masing – masing yang bertugas :
1) Kunjungan langsung ke tiap sekolah.
2) Kunjungan langsung ke setiap kampus.
3) Kunjungan langsung ke setiap perpustakaan sekolah, perpus kampus, perpustaan
daerah dll.
Dengan kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan
membangun hubungan yang baik dengan pihak internal sekolah, kampus, perpustakaan
dll. sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat.
Tenaga penjual/sales tersebut akan berjuang untuk bisa menguasai areanya
dan pelakukan penetrasi pasar untuk bisa transaksi sesuai target yang telah
ditetapkan oleh perusahaan.
c.
Strategi pemasaran buku
dengan melakukan event – event
Aktif dalam melakukan event – event
seperti event pameran buku, dalam seminar, webinar , workshop, tryout,
dan sebagainya.

No comments:
Post a Comment