Tuesday, October 11, 2022

 

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

Resume ke-21, Gelombang 27

Jumat, 7 Oktober 2022


Pemasaran Buku

Oleh

Agus Subardana, S.E., M.M.

Tujuan menulis adalah untuk menghasilkan karya buku yang kemudian disajikan kepada para pembaca. Oleh karena itu, kita harus paham sajian apa yang  diminati oleh masa. Untuk membidik selera konsumen yang memiliki latar belakang yang berbeda dan dari berbagai kalangan, diperlukan strategi khusus yang harus dilakukan agar buku yang kita tulis  benar-benar  dinikmati sebagai menu yang sangat dibutuhkan oleh mereka.

Selain strategi dalam menulis isi sebuah buku agar banyak diminati, dipelukan pula strategi dalam memasarkan buku yang ditulis tersebut.

Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik. Kenapa demikian, hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ).

Dari jenis–jenis katagori buku tersebut, dapat dipetakan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan. Pada umumnya, kegiatan pemasaran buku berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis sehingga strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :

1.        Faktor mikro , yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.

2.        Faktor makro yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.

Saat ini, penerbit ANDI dalam menjalankan bisnis penerbitan menggunakan faktor keduanya yaitu faktor mikro dan makro. Hal ini karenaPenerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 42 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 20.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori.

Strategi Pemasaran buku yang telah penerbit ANDI petakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu strategi pemasaran buku serangan udara dan strategi pemasaran buku serangan darat, dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro. Dua strategi tersebut dapat kita jelaskan secara singkat sebagai berikut :

1.        Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara (On Line )

a.  Pemasaran buku lewat Online

Penerbit ANDI saat ini penggarapan pasar dengan bisnis On Line mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah digital marketing. Digital marketing merupakan teknik pemasaran terkini, yaitu sebuah teknik memasarkan produk atau jasa dengan mengandalkan media online atau internet.

Jenis-jenis digital marketing yang  diterapkan Penerbit  ANDI Offset antara lain:

1)  Content marketing adalah salah satu jenis digital marketing yang berfokus pada pembuatan dan pendistribusian konten untuk target pasar tertentu. Tujuannya adalah untuk menarik aksi menguntungkan dari calon pembeli potensial. Ada banyak pilihan content marketing mulai dari blog, podcast, infografik, dan lainnya.

2)   Search Engine Optimization (SEO). SEO bisa menjadi strategi menarik pengguna internet untuk mengunjungi website Penerbit Andi Offset (andipublisher.com) dan kemudian membeli produk yang kita tawarkan.

3)  Search Engine Marketing (SEM)merupakan upaya untuk mengoptimasi website di mesin pencari, Search Engine Marketing (SEM) merupakan strategi pemasaran digital yang bertujuan meningkatkan visibilitas website di hasil pencarian mesin pencari atau yang dikenal dengan istilah SERP.

4)      Sosial media marketing memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk promosi dan pemasaran suatu brand. Kita bisa menerapkan social media marketing di beberapa platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan lainnya.

5)   Email Marketing.  strategi marketing yang satu ini menggunakan media email untuk bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.

6)     Instant messaging marketing bisa menjadi pertimbangan Penerbit ANDI saat hendak melakukan promosi dan pemasaran produk secara online. Ini merupakan tren komunikasi masa kini, di mana Penerbit ANDI bisa memanfaatkan penggunaan Whatsapp, Facebook Messenger, WeChat, dan platform messenger lainnya.

7)     Influencer Marketing. Kehadiran influencer membawa pengaruh besar pada para fans dan pengikutnya. Orang-orang akan lebih tertarik menggunakan barang yang digunakan atau ditawarkan oleh seorang influencer.

8)      Video marketing untuk melengkapi strategi pemasaran digital yang sedang dijalankan. Video menjadi salah satu media yang bisa kami gunakan untuk tujuan promosi dan pemasaran.

9)     TV ANDI AKADEMI. Penerbit Andi Offset mempunyai Chanel TV Youtube Nama Chanel Youtube TV. ANDI, Pemasaran melalui channel Youtube  juga dinilai sangat efektif karena orang-orang menghabiskan waktu yang lumayan lama di hp android . Saat ini bahkan kita bisa menonton acara secara online melalui layanan streaming.

10)  Kami juga telah berkerjasama dengan marketplace seperti bukalapak, shopee, dll serta moitra / reseller.

Untuk penjualan buku lewat online, harus terus proaktif untuk terus promosi, supaya  dapat :

1.      Menyebarkan informasi produk secara masif kepada target pasar potensial.

2.  Mendapatkan konsumen baru dan mempertahankan konsumen yang sudah sehingga kesetiaan konsumen terjaga.

3.      Menjaga kesetabilan penjualan saat kondisi pasar lagi lesu.

4.      Menaikkan penjualan dan profit.

5.       Membandingkan dan keunggulan produk dibandingkan dengan pesaing.

6.      Membentuk citra produk dibenak mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

7.      Mengubah tingkah laku , persepsi dan pendapat konsumen.

  Saat terjadi pendemi Covid 19 melanda dunia,  dunia bisnis harus bisa mengikuti perkembangan era digital seperti sekarang ini. bisnis tidak akan bisa        survive jika tidak mengikuti kemajuan zaman dan juga keinginan customer. Jika tidak bisa mengikuti perkembangan zaman dan tidak bisa memenuhi keinginan konsumen, akan dipastikan usaha tidak sebaik dulu. Di zaman dulu, iklan dengan brosur dan baliho besar ada di mana-mana, sekarang cara mengiklan ataupun kampanye jauh lebih mudah. Kenapa bisa lebih mudah? Karena dengan adanya internet membawa perkembangan yang signifikan bagi kehidupan kita.

b.  Pemasaran Buku Lewat Komunitas

Kita tentunya punya komunitas masing – masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas (membuat grup WA dll.) dan relasi, maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku. Penjualan lewat komunitas  akan lebih efektif dan efisien sehingga tingkat keberhasilannya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktif komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.

2.    Strategi pemasaran buku serangan Darat (OF LINE ).

Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam penetrasi pasar buku, Penerbit ANDI melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Saat ini, Penerbit ANDI telah mempunya 43 cabang di kota dari Aceh s.d. Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut.

Strategi pemasaran buku serangan darat ini dikelompokkan berdasarkan target pasar yang kita tuju , antara lain :

a.    Toko Buku

Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka  perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional.

Saat pandemi covid, saluran distribusi lewat toko buku sangat berat sekali dan banyak toko buku yang gulung tikar. Namun saat ini, toko buku mulai mengeliat kembali walaupun belum 100 Persen pulih seperti sebelum Covid.

Diperlukan pemetaan jenis toko buku karena tiap jenis toko buku tersebut mempunyai sistem administrasi dan tempat yang berbeda.

Contoh toko buku modern yaitu Gramedia Books Store, Gunung Agung Books Store dan TogaMas Books Store. Toko Modern ini mempunyai sistem transaksi mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sistem centralisasi dan sebagainya.

Adapun toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan dan mengunakan sistem administasi penjualan per toko. Sedangakan Toko Tradisional biasanya sistem transaksinya masih manual .

Untuk itu, saluran toko buku tersebut di atas masih dijadikan jalur distribusi oleh para penerbit buku dengan sistem titip jual/konsinyasi, kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual putus.

Strategi Promosi di toko buku modern ada berbagai macam cara yang perlu dilakukan antara lain:

1)      Menguasai display buku supaya tampilan buku dapat terlihat dan dan menonjol.

2)   Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner.

3)    Mengadakan bedah buku , talkshow dan potongan harga pada buku tertentu atau periode tertentu.

4)  Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan,  Program TAB, Program TAM , dll. ) dsb.

Kuncinya harus proaktif komunikasi dengan pihak internal toko buku modern tersebut.

b.    Strategi Pemasaran melalui direct selling

Pemasaran buku melalui direct selling ini dipetakan berdasarkan jenis katagori buku yang diterbitkan. Jenis Kategori buku penjualan lewat direct selling ini dibagi menjadi beberapa target pasar yaitu :

1)    Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).

2)       Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kuliah.

3)       Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK, Perguruan Tinggi, dan umum.

Dengan pemetaan jenis kategori tersebut, penerbit ANDI sebagai industri penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (sales).

Tugas tenaga penjual/sales tersebut diberi tanggung jawab target sesuai maping areanya masing – masing yang bertugas :

1)     Kunjungan langsung ke tiap sekolah.

2)     Kunjungan langsung ke setiap kampus.

3)     Kunjungan langsung ke setiap perpustakaan sekolah, perpus kampus, perpustaan daerah dll.

Dengan kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun hubungan yang baik dengan pihak internal sekolah, kampus, perpustakaan dll. sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat.

Tenaga penjual/sales tersebut akan berjuang untuk bisa menguasai areanya dan pelakukan penetrasi pasar untuk bisa transaksi sesuai target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

c.          Strategi pemasaran buku dengan melakukan event – event

Aktif dalam melakukan event – event  seperti event pameran buku, dalam seminar, webinar , workshop, tryout, dan sebagainya.

No comments:

Post a Comment

  RANGKUMAN KESIMPULAN PEMBELAJARAN KONEKSI ANTARMATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN...