PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI
Resume ke-8, Gelombang 23 dan 24
Rabu, 2 Februari 2022
Mengatasi Writer’s Block
Oleh
Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr.
Saat sedang menulis, tiba-tiba mengeluh seperti ini,
“Selanjutnya nulis apa yaa?” “Kok buntu sih,”
“Haduuh kok ga ada ide yaa?” atau bahkan hanya bengong di depan laptop
sambil garuk-garuk kepala, ide seolah menghilang?pergi entah kemana.
Jika ini pernah dialami, berarti kita sedang terserang
virus WB.
WB adalah singkatan dari Writer’s Block. Istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh psikoanalisis Edmund Bergler : writer's block.
Writer’s Block adalah keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis
atau tidak menemukan gagasan baru untuk tulisannya (Wikipedia).
Writer's block umumnya tidak disebabkan oleh masalah komitmen/kompetensi menulis. Adapun tanda-tandanya kita terserang writer’s block ialah sulit fokus, tidak ada inspirasi menulis, menulis lebih lambat dari biasanya, atau merasa stres dan frustasi. Writer’s block bisa menjangkit dalam hitungan menit, jam, minggu, bulan, atau bahkan bisa bertahun-tahun.
Oleh karena itu, agar mampu mengatasi writer’s block, kita harus mengetahui
penyebabnya. Menurut Ibu Ditta, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan writer’s block
1. Mencoba metode/topik baru dalam menulis.
Contoh, ketika seseorang mencoba menulis puisi, padahal
tadinya senang menulis cerpen. Mungkin kemampuan menulisnya akan sangat sangat
melambat karena puisi memiliki karakternya sendiri. Oleh karena itu, kita harus
terus berlatih dan terus belajar tentang menulis puisi.
2. Lelah fisik/mental
Dengan banyaknya kesibukan, kita bisa mengalami lelah
fisik dan mental. Untuk mengatasi hal ini, tak ada jalan lain kecuali
beristirahat sejenak. Selain itu, bisa melakukan hal-hal yang disukai seperti
berkebun, memasak, travelling,dsb.
3. Terlalu perfeksionis
Terlalu perfeksionis dapat menghilangkan kreativitas
karena rasa ingin sempurna bisa membawa
kita memiliki pemikiran yang negatif.
"Menulislah
setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Tulisanmu akan menemukan takdirnya
(pada pembaca)."
Siap bunda. Mari kita kikis habis virus WB
ReplyDeleteSetuju
Delete