Monday, February 7, 2022

 

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

Resume ke-10, Gelombang 23 dan 24

Senin, 7 Februari 2022


Menulis itu Mudah

Oleh

Prof. Dr. Ngainun Naim 

“Saya melihat geliat semangat peserta kelas menulis gelombang 23 dan 24. Walau pun baru memasuki pertemuan ke-10, tapi ternyata sudah ada yang jadi buku solonya. Luar biasa. Saya kasih Two Tumb Up buat bapak ibu semua, kereenn. Ini semua membuktikan bahwa sebenarnya kalau memang kita sudah ada passion menulis dan setelah memulainya, ternyata… menulis itu sebenarnya mudah. Seperti kata narasumber kita malam ini, Bapak Prof. Dr. Ngainun Naim. Beliau akan memberikan keyakinan kepada bapak ibu melalui materinya yang berjudul MENULIS ITU MUDAH,” tutur Ibu Raliyati selaku moderator dengan penuh semangat.

Bapak Prof. Dr. Ngainun Naim adalah seorang dosen di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, penulis buku dan jurnal, motivator, serta pegiat  Literasi. Beliau pernah menulis buku dengan judul Menulis itu Mudah.

 Benarkah menulis itu mudah?

Prof. Dr. Ngainun Naim menjawab relatif. Bisa saja menulis itu mudah, sulit, atau kadang mudah dan kadang sulit. Namun,  Beliau  ingin meyakinkan peserta pelatihan menulis bahwa menulis itu mudah, walau ada yang tidak sepakat dengan pendapat Beliau. Kenapa demikian? Buat beberapa orang, memang menulis kadang benar-benar  memusingkan. Mereka bisa saja duduk berjam-jam di depan komputer tetapi tapi satu kata pun yang bisa diketik. Bisa juga sudah ikut aneka kursus dan pelatihan menulis tetapi sampai sekarang ternyata belum juga bisa menulis.

Bagaimana langkah agar MENULIS ITU MUDAH dalam makna yang sebenarnya?

Prof. Dr. Ngainun naim menjelaskan bahwa

1.        UBAH POLA PIKIR.

Kesan umum masyarakat  adalah MENULIS ITU SULIT. Ini tidak hanya kesan tetapi juga menjadi PENGETAHUAN, bahkan kemudian menjadi KESADARAN. Terlihat sederhana, tetapi dampaknya sungguh luar biasa. Menulis pada akhirnya betul-betul menjadi sulit. Oleh karena itu, sekarang saatnya kita MERUBAH POLA PIKIR. Bangun pemahaman, keyakinan, dan kesadaran bahwa MENULIS ITU MUDAH. Tanamkan dalam diri. Tanamkan terus sekuat-kuatnya. Saat menghadapi kesulitan menuangkan ide dalam kalimat, yakinkan diri sendiri bahwa menulis itu mudah. Nanti tulisan akan mampu bisa kita selesaikan. Kita tidak mudah putus asa.

2.      BERLATIH MENULIS.

Teori menulis itu penting tapi jika hanya belajar teori, seumur hidup kita tidak pernah akan bisa menulis. Banyak sekali penulis yang justru sekolahnya tidak ada hubungannya dengan dunia menulis. Mereka bisa menjadi penulis karena menulis secara disiplin setiap hari. Jika kita ingin menjadi penulis yang sukses, maka HUKUMNYA WAJIB MENULIS SETIAP HARI, walaupun itu hanya satu paragraf. Jika satu hari saja tidak menulis, biasanya esoknya akan enteng untuk tidak menulis. Tidak ada rumus instan dalam menulis karena menulis itu butuh proses dengan terus berlatih setiap hari.

3.        BANYAK MEMBACA

 Menulis itu ibaratnya mengeluarkan TABUNGAN BACAAN yang ada di otak kita. Bacalah sedikit demi sedikit. Bisa satu dua halaman dulu. Berhenti. Renungkan. Jika ada yang penting, dicatat. Nikmati prosesnya. Prinsip utama dalam membaca: UTAMAKAN PAHAM, BUKAN KATAM.

4.        MELUANGKAN WAKTU

Walau kita sibuk, tapi kita harus tetap meluangkan waktu untuk menulis. Kuncinya ada di MANAJEMEN WAKTU. Jangan MENUNGGU WAKTU LUANG tapi mari LUANGKAN WAKTU untuk menulis. Kita bisa meluangkan waktu setengah sampai satu jam untuk menulis.

5.   RAJIN MENGAMATI, MENCATAT, DAN MENGOLAH APA YANG SUDAH DICATAT MENJADI TULISAN

Saat kita melakukan perjalanan, catat apa saja yang menarik atau pengalaman apa saja yang menarik.

6.        BELAJAR MENULIS KEPADA PARA PENULIS.

     Grup Pelatihan Menulis bisa menjadi media belajar. Kunjungi, baca, dan komentari tulisan demi tulisan di grup. Itu cara belajar yang efektif.

Menulis itu banyak manfaatnya. Oleh karena itu, kita harus terus berlatih dan berlatih agar semakin terampil dan mudah dipahami. Tulislah apa yang ingin ditulis. Jika ada yang mengkritik tulisan kita, kita tidak perlu malu dan berkecil hati. Jadikan kritikan ini sebagai pondasi agar kita bisa lebih baik lagi.

5 comments:

  1. Cara menulisnya bisa jadi referensi ini
    Lanjut buku solo Bun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kunjungannya, Bu. Insya Allah. Dengan bergabung dengan orang-orang hebat, menambah energi positif dalam diri.

      Delete
  2. Berlatih berlatih terus berlatih untuk menggapai kesuksesan menjadi penulis hebat

    Salam Literasi

    ReplyDelete
  3. Smagat tuk selalu produktif bu. Resume nya mantul

    ReplyDelete

  RANGKUMAN KESIMPULAN PEMBELAJARAN KONEKSI ANTARMATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN...