PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI
Resume ke-1, Gelombang 27
Senin, 22 Agustus 2022
Menulis di Kompasiana
Oleh
Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd.
Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd. Nama yang tidak asing di
telinga kita. Beliau biasa disapa dengan OmJay yang terkenal dengan mantranya, “Menulislah
setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.” OmJay adalah salah satu seorang
penulis dari Indonesia yang luar biasa. Di tengah-tengah kesibukannya, OmJay
selalu konsisten menulis. Dengan menulis, Omjay bisa berkeliling ke hampir
seluruh penjuru nusantara dan semua pengalamnya selama perjalanan, ditulisnya.
Selain menulis buku, OmJay juga menulis di bolg pribadinya dan kompasiana (blog
milik Kompas). Awal menulis di kompasiana yaitu 22 November 2008. Jadi, sudah
14 tahun jadi penulis di kompasiana. Pada tanggal 22 Agustus 2022, OmJay
menulis kisah nyata yang sedang aktual. Kisah nyata tersebut OmJay tuangkan
lewat https://kompasiana.com/wijayalabs dengan judul Ferdy Sambo, Karomani, dan
Seleksi Guru Penggerak. Tulisan itu berisi kasus Ferdy Sambo, Kasus OTT KPK
yang menimpa Rektor Universitas Lampung, dan Seleksi Calon Guru Penggerak. Tulisan
tersebut masih proses edit karena menurut OmJay, tulisan tidak bisa langsung
sekali jadi, tapi kalimat perlu ditata agar mudah dipahami.
Untuk membuat akun di kompasiana, bisa melihat
tutorialnya lewat you tube. Yang perlu disiapkan adalah KTP, NPWP, nomor
rekening, dan nomor GoPay untuk hadiah dari Kompasiana karena di Kompasiana
merupakan menulis yang dibayar asal memenuhi ketentuan K-Reward Kompasiana.
OmJay menuturkan bahwa hal yang sering gagal dilakukan oleh para pendaftar pemula
adalah di bagian pengaturan, karena di sana harus menuliskan data diri terutama
KTP, NPWP, nomor rekening bank dan nomor gopay untuk hadiah dari
kompasiana. Informasi tentang
k-reward bisa dibaca di https://www.kompasiana.com/k-rewards.
Pada bulan Juli, OmJay mendapatkan gopay sebesar
Rp542.823,00. Beliau menyampaikan resepnya ialah menulis setiap hari di
Kompasiana. Beliau menuturkan bahwa dengan menulis setiap hari, maka tulisan
akan ditunggu oleh pembaca kompasiana yang banyak sekali jumlahnya. Selain
mendapatkan reward dari kompasiana, dengan rajin menulis di blog, telah
mengantarkan OmJay mengikuti seleksi wawancara calon guru penggerak Indonesia.
Dasar menulis adalah ide. Ide tersebut dapat dari
mana-mana. Ide menulis juga bisa dari you tube. OmJay memberi contoh dari link
you tube https://www.youtube.com/watch?v=DToiPiOxAN8. Dari video tersebut, kitab bisa menulis
dari sudut pandang yang berbeda.
Berita rektor Unila ditangkap KPK karena
suap jalur mandiri membuat masyarakat pendidikan kaget dibuatnya. Kita tidak
pernah menyangka seorang rektor bisa tertangkap OTT KPK. Biasanya para koruptor
yang tertangkap OTT KPK, tidak akan pernah bisa lolos dari jeratan hukum.
Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr.
Karomani, M.Si. terjaring Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK dalam kasus dugaan penerimaan suap penerimaan
calon mahasiswa baru tahun ajaran 2022. Ini menjadi berita yang viral di media
sosial.
Selain Rektor Universitas Lampung, Prof.
Dr. Karomani, M.Si. ada 7 orang lain yang ditangkap di berbagai daerah di
Indonesia. Selain itu ada 2 orang lain yang masih diperiksa untuk proses lebih
lanjut. Tentu kita bersedih hati mendapatkan berita buruk ini. Terutama dunia Pendidikan.
Rektor Universitas Lampung meminta maaf kepada masyarakat
Pendidikan. Sungguh sedih sekali melihat kondisi Pak Rektor Unila saat ini.
Sayang sekali, baju orange KPK sudah dikenakan Beliau dengan body tubuh tidak
Bahagia.
Tulisan di kompasiana harus memikat pembaca agar
pembaca dengan senang hati memberi penilaian terhadap tulisan kita. Hal yang
menjadi point penilaian pembaca yaitu
1.
Aktual
2.
Bermanfaat
3.
Inspiratif
4.
Menarik
5.
Menghibur
6.
Unik
Jika tidak ada yang memberi penilaian, hendaknya dapat
dijadikan motivasi kita untuk menulis lebih baik lagi.
Seorang guru bisa memanfaatkan kompasiana untuk media
pembelajaran atau pemberian tugas, namun kelemahannya ialah terlalu banyak
iklan. OmJay menyarankan jika untuk pembelajaran yang paling nyaman adalah
melalui blog pribadi atau jika ingin tidak ada iklan, bisa berlangganan
kompasiana baik bulanan, semester, atau tahunan.
OmJay memaparkan bahwa ada banyak manfaat menulis di
Kompasiana yaitu bisa bertemu dengan orang-orang hebat dan menjadi narasumber
Kompas.
Om Jay berpesan, “Menulislah dari hatimu maka engkau
akan bertemu dengan pembaca setianya.”
Jika kamu Ingin mengenal dunia, membacalah. Jika kamu
ingin dikenal dunia, menulislah. (Armin Martajasa)

No comments:
Post a Comment