Monday, August 29, 2022

 

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

Resume ke-1, Gelombang 27

Senin, 22 Agustus 2022

Menulis di Kompasiana

Oleh

Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd.


Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd. Nama yang tidak asing di telinga kita. Beliau biasa disapa dengan OmJay yang terkenal dengan mantranya, “Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.” OmJay adalah salah satu seorang penulis dari Indonesia yang luar biasa. Di tengah-tengah kesibukannya, OmJay selalu konsisten menulis. Dengan menulis, Omjay bisa berkeliling ke hampir seluruh penjuru nusantara dan semua pengalamnya selama perjalanan, ditulisnya. Selain menulis buku, OmJay juga menulis di bolg pribadinya dan kompasiana (blog milik Kompas). Awal menulis di kompasiana yaitu 22 November 2008. Jadi, sudah 14 tahun jadi penulis di kompasiana. Pada tanggal 22 Agustus 2022, OmJay menulis kisah nyata yang sedang aktual. Kisah nyata tersebut OmJay tuangkan lewat https://kompasiana.com/wijayalabs dengan judul Ferdy Sambo, Karomani, dan Seleksi Guru Penggerak. Tulisan itu berisi kasus Ferdy Sambo, Kasus OTT KPK yang menimpa Rektor Universitas Lampung, dan Seleksi Calon Guru Penggerak. Tulisan tersebut masih proses edit karena menurut OmJay, tulisan tidak bisa langsung sekali jadi, tapi kalimat perlu ditata agar mudah dipahami.

Untuk membuat akun di kompasiana, bisa melihat tutorialnya lewat you tube. Yang perlu disiapkan adalah KTP, NPWP, nomor rekening, dan nomor GoPay untuk hadiah dari Kompasiana karena di Kompasiana merupakan menulis yang dibayar asal memenuhi ketentuan K-Reward Kompasiana. OmJay menuturkan bahwa hal yang sering gagal dilakukan oleh para pendaftar pemula adalah di bagian pengaturan, karena di sana harus menuliskan data diri terutama  KTP, NPWP, nomor rekening bank dan nomor gopay untuk hadiah dari kompasiana. Informasi tentang k-reward bisa dibaca di https://www.kompasiana.com/k-rewards.

Pada bulan Juli, OmJay mendapatkan gopay sebesar Rp542.823,00. Beliau menyampaikan resepnya ialah menulis setiap hari di Kompasiana. Beliau menuturkan bahwa dengan menulis setiap hari, maka tulisan akan ditunggu oleh pembaca kompasiana yang banyak sekali jumlahnya. Selain mendapatkan reward dari kompasiana, dengan rajin menulis di blog, telah mengantarkan OmJay mengikuti seleksi wawancara calon guru penggerak Indonesia.

Dasar menulis adalah ide. Ide tersebut dapat dari mana-mana. Ide menulis juga bisa dari you tube. OmJay memberi contoh dari link you tube https://www.youtube.com/watch?v=DToiPiOxAN8. Dari video tersebut, kitab bisa menulis dari sudut pandang yang berbeda.

Berita rektor Unila ditangkap KPK karena suap jalur mandiri membuat masyarakat pendidikan kaget dibuatnya. Kita tidak pernah menyangka seorang rektor bisa tertangkap OTT KPK. Biasanya para koruptor yang tertangkap OTT KPK, tidak akan pernah bisa lolos dari jeratan hukum.

Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Karomani, M.Si. terjaring Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK  dalam kasus dugaan penerimaan suap penerimaan calon mahasiswa baru tahun ajaran 2022. Ini menjadi berita yang viral di media sosial.

Selain Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Karomani, M.Si. ada 7 orang lain yang ditangkap di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu ada 2 orang lain yang masih diperiksa untuk proses lebih lanjut. Tentu kita bersedih hati mendapatkan berita buruk ini. Terutama dunia Pendidikan.

Rektor Universitas Lampung meminta maaf kepada masyarakat Pendidikan. Sungguh sedih sekali melihat kondisi Pak Rektor Unila saat ini. Sayang sekali, baju orange KPK sudah dikenakan Beliau dengan body tubuh tidak Bahagia.

Tulisan di kompasiana harus memikat pembaca agar pembaca dengan senang hati memberi penilaian terhadap tulisan kita. Hal yang menjadi point penilaian pembaca yaitu

1.        Aktual

2.        Bermanfaat

3.        Inspiratif

4.        Menarik

5.        Menghibur

6.        Unik

Jika tidak ada yang memberi penilaian, hendaknya dapat dijadikan motivasi kita untuk menulis lebih baik lagi.

Seorang guru bisa memanfaatkan kompasiana untuk media pembelajaran atau pemberian tugas, namun kelemahannya ialah terlalu banyak iklan. OmJay menyarankan jika untuk pembelajaran yang paling nyaman adalah melalui blog pribadi atau jika ingin tidak ada iklan, bisa berlangganan kompasiana baik bulanan, semester, atau tahunan.

OmJay memaparkan bahwa ada banyak manfaat menulis di Kompasiana yaitu bisa bertemu dengan orang-orang hebat dan menjadi narasumber Kompas.

Om Jay berpesan, “Menulislah dari hatimu maka engkau akan bertemu dengan pembaca setianya.”

Jika kamu Ingin mengenal dunia, membacalah. Jika kamu ingin dikenal dunia, menulislah. (Armin Martajasa)

No comments:

Post a Comment

  RANGKUMAN KESIMPULAN PEMBELAJARAN KONEKSI ANTARMATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN...