Tuesday, August 30, 2022

 

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

Resume ke-4, Gelombang 27

Senin, 29 Agustus 2022

 

Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi

Oleh

Aam Nurhasanah, S.Pd. 

Sebuah tulisan dapat menebarkan manfaat bagi pembacanya. Tidak hanya itu, menulis merupakan kegiatan positif yang bermakna bagi penulisnya. Dengan menulis, dapat mengantarkan seseorang menuju prestasi yang gemilang. Hal itu telah dibuktikan banyak orang. Salah satunya adalah Ibu Aam Nurhasanah. Untuk mencapai prestasi tersebut, tentu Beliau pernah gagal. Namun, kegagalan tak menyurutkan untuk menyerah dan patah semangat.

Pada awalnya, Ibu Aam Nurhasanah hanyalah seorang peserta Belajar Menulis PGRI gelombang 8 yang gagal karena tidak bisa menyelesaikan resume dengan baik. Namun, kegagalan tidak membuatnya menyerah. Dengan memupuk semangatnya, Ibu Aam mencoba mengulang kelas di Belajar Menulis gelombang 12 (BM 12). Narasumber pada pertemuan ke-2 tersebut ialah Ibu Sri Sugiastuti yang akrab disapa dengan Bu Kanjeng. Beliau mengajak peserta untuk menulis buku antologi yang berjudul SEMANGAT MENULIS BERSAMA BU KANJENG. Buku tersebut adalah buku antologi pertama Ibu Aam. Dalam buku tersebut ada 42 peserta/penulis yang berasal dari seluruh nusantara.

Motivasi menulis Bu Aam makin berkibar, begitu juga dengan semangatnya untuk menyelesaikan tugas resume hingga akhirnya lulus dari BM 12, dengan disertai lahir buku solonya yang berjudul MENGUKIR MIMPI JADI PENULIS HEBAT. Buku ini lahir dari sebuah mimpi ingin  menulis hingga seribu buku hingga berproses menjadi penulis hebat di masa depan. Buku Solo perdana tersebut langsung diborong MKKS Subrayon  3 Kabupaten Lebak, dan sudah tersebar di seluruh tanah air.

Setelah buku solo perdana lahir, Ibu Aam mengabdikan diri sebagai tim Omjay dan bertugas sebagai moderator. Dari pengalaman menjadi moderator, lahirlah buku solo kedua yang berjudul KUNCI SUKSES MENJADI MODERATOR ONLINE.

Dari moderator, Ibu Aam ditawari menjadi kurator oleh Bu Kanjeng. Tugas kurator adalah menghimpun beberapa naskah para peserta BELAJAR MENULIS untuk disatukan menjadi karya buku antologi. Ibu Aam menjadi kurator sejak gelombang 16 s.d. 26. 

Setelah menjalani pengalaman menjadi moderator dan kurator kelas menulis, Ibu Aam kembali mengasah keterampilan menulis dengan mengikuti lomba blog PGRI dengan ketentuan lomba menulis tanpa jeda sejak tanggal 1-28 Februari 2021. Dengan bekal semangatnya, Ibu Aam  mendapatkan juara 1 lomba blog PGRI Tingkat Nasional, Maret 2021.

Prestasi ini membuat ide lahirnya buku solo ke-3 yang diberi judul BLOGGER INSPIRATIF dengan harapan yang membaca buku ke-3 nya tersebut, pembaca bisa terinspirasi untuk menulis pengalaman terbaiknya dan dikemas menjadi buku.

Setelah sukses menjadi juara blog, Ibu Aam diminta membantu mengedit naskah muridnya yang kerja sebagai TKI di Arab Saudi. Namanya adalah Juminah. Dia meminta tolong untuk membantunya mewujudkan novel perjalanan cintanya selama 5 tahun, bekerja menjadi TKW, dan harus merelakan masa remajanya demi membiayai pendidikan adik-adiknya. Juminah punya tekad yang kuat yang bermodalkan WhatsApp untuk mengirimkan naskahnya. Perjuangan yang cukup lama untuk menghimpun naskah bentuk WA chat sehingga menjadi 300 halaman. Novel ini diberi judul SEINDAH TAKDIR CINTA. Ini merupakan novel pertama yang Ibu Aam edit.

Pengalaman menjadi editor, membuatnya banjir orderan dari teman-teman Belajar Menulis. Ibu Aam diminta untuk mengedit buku resume teman-teman Belajar Menulis.

Pada awal Januari 2022, Ibu Aam menerbitkan buku solo ke-4 karena tantangan “Karena Menulis Aku Ada” (KMAA) dan diberi judul RAJIN MENULIS BERBUAH MANIS.

Tantangan menulis penerbit mayor dalam waktu menulis selama satu minggu diikuti oleh Bu Aam ketika ada narsumber Prof. Ekoji.

Mimpi demi mimpi mengantarkannya ke puncak kesuksesan dengan ditandai beberapa undangan untuk menjadi narasumber kelas Nasional.

“Semoga sedikit pengalaman dari saya, bisa memotivasi Bapak Ibu untuk bisa NAIK KELAS. Mari menulis dan semangat berkarya, hingga kita dikenal dunia,”kata Ibu Aam.

Dari pengalaman Bu Aam, kita dapat mengambil hikmah bahwa Jangan jadikan kegagalan sebagai penghalang untuk Maju. Namun, dijadikanlah sebagai pemacu semangat untuk terus bisa naik kelas, berkarya, dan berprestasi.

No comments:

Post a Comment

  RANGKUMAN KESIMPULAN PEMBELAJARAN KONEKSI ANTARMATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN...